Sabtu, 12 April 2008

Politik Kampus...

Beberapa hari yang lalu, Mbakku yang kuliah di sebuah PTN di Semarang (nama PTNnya mirip pahlawan nasional yang di buku2 sejarah gambarnya punya ciri khas sorban putih, naek kuda, n bawa keris.....masih tersamarkan kan?hehe...) cerita ttg organisasi-organisasi Ideologis di kampusnya, bahkan ada yang "tampak" berusaha memperkuat pengaruh di sana.

Jadi ingat masa lalu...banyak organisasi ideologis, mulai dari yang mnurutku baik, sampe yang mnurutku nganeh2i (menurutku loh...), wajar, iklim orang2 terpelajar memang gitu, meski kadang tanpa sadar mereka agak "sombong" dengan ke-terpelajar-annya dengan sifat yang mau menangnya sendiri dan merendahkan organisasi lain...kadang sih....

Sah2 saja bikin organisasi,penting malah,tp aku nggak suka dengan gaya yang sok benar sendiri, tidak menghargai organisasi lain,dan keras kepala dalam berpendapat. Aku seneng ngliat orang atau organisasi yang santun, menghargai orang lain, dan cerdas dalam melakukan kegiatannya.

Bwat organisasi non-agamis, kalian keren juga kok, tapi ati2, jangan tinggalkan nilai2 keagamaan ya, jangan sampe orang2 yang ngakunya menyuarakan kebenaran kok akhlaqnya jauh dari kebenaran versi agama n kepercayaan masing2?kan gak lucu klo pejuang kebenaran gak bisa diteladani...

Bwat organisasi Agamis non-Islam, tenang Pren, meski minoritas, jangan merasa didzolimi....Islam sangat menghargai perbedaan asal nggak nyinggung akidah (wah, klo dah nyangkut akidah,nyawa kami pun suka rela dipertaruhkan....), klo ada oknum yang mendzolimi kalian, jangan digeneralisir ya...tetep gunakan cara2 yang santun, aku rasa semua agama harusnya mengajarkan demikian.....

Bwat organisasi bernafas keIslaman, tetep istiqomah n tetep gunakan cara2 yang santun penuh keteladanan, jangan sampai fanatisme golongan menjebak kita ke dalam hal2 yang kita tahu harusnya kita hindari seperti menganggap diri paling benar sehingga tanpa sadar kena virus BonkBunk alias "kesombongan terselubung", bahkan seenaknya memvonis organisasi yang menempuh "jalan" lain sebagai "kesalahan" (aku sebel dengan orang yang gampang memvonis)....Aku pernah baca seuntai nasihat, ketika mengajarkan kebaikan pada seseorang, jangan langsung mengarahkan pada organisasi yang kita ikuti agar niat kita tidak tercemari...kita saling memberi nasihat dan keteladanan untuk ridlo Allah SWT, bukan untuk menambah "anggota" organisasi. Masalah ikut organisasi kita, organisasi lain, atau tidak sama sekali, biarkan mereka yang tentukan sendiri, jangan "memaksa dengan halus"....


ah,ngapain aku tulis ini,toh kalian pasti dah ngerti, bahkan mgkn lebih ngerti,hwehehe...


Okey,met bekerja sama memajukan bangsa!!!

Tidak ada komentar: